Simpang Tonang, Duo Koto, Cyber One - Berita duka kembali menyelimuti warga Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Pria yang sebelumnya dilaporkan terseret arus banjir bandang pada Jumat (18/9/2026), bernama Amri Anto (51 tahun), akhirnya ditemukan meninggal dunia pada hari Rabu pagi, (23/9/2026), sekira pukul 09.30 WIB, setelah enam hari lamanya dinyatakan hilang.
Peristiwa berawal pada hari Jumat, (18/9/2026), sekira pukul 17.15 WIB. Hujan deras yang turun sejak siang hari menyebabkan aliran Sungai Batu Bosar meluap dengan cepat, memicu terjadinya banjir bandang yang menerjang pemukiman warga dan areal pertanian di sekitar Tonang Raya. Di tengah kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri, Amri Anto dikabarkan terjebak dan terseret arus deras yang membawa lumpur, bebatuan, dan batang-batang pohon besar.
Sejak saat itu, upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari personil SAR, BPBD, Damkar, Polisi, TNI, serta warga masyarakat setempat. Namun medan yang sulit membuat proses pencarian terhambat selama berhari-hari.
Kepala Pos SAR Pasaman Barat, Novi Yurandi, membenarkan penemuan tersebut kepada awak media Cyber One. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam jarak sekitar 1,1 kilometer dari titik lokasi pertama kali dilaporkan hanyut.
"Korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di antara tumpukan kayu-kayu dan ranting di pinggir aliran sungai," ungkap Novi Yurandi.
Dengan suara yang terdengar berat, ia menambahkan, "Korban ditemukan dengan kondisi tubuh masih utuh, namun sudah membusuk. Korban itu warga setempat, Amri Anto, 51 tahun."
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Duo Koto untuk pemeriksaan awal, sebelum kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Novi Yurandi juga menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian yang telah berlangsung selama enam hari resmi ditutup pada hari ini.
"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pencarian ini mulai dari tim gabungan, relawan, hingga warga masyarakat yang tak kenal lelah turun ke lapangan. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga diberi ketabahan," ujar Novi Yurandi.
Warga Nagari Simpang Tonang dan sekitarnya turut berduka cita atas kepergian Amri Anto. Semoga almarhum diampuni segala kesalahannya dan ditempatkan di tempat yang paling baik di sisi Allah SWT.
(Elwa KSSA)




0 Komentar