Talamau, Pasaman Barat, Cyber One - Warga Kampuang Sawah Liek, Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyuarakan harapan mendesak kepada pemerintah dan instansi terkait agar segera memperbaiki serta melengkapi fasilitas dasar berupa sarana air bersih dan jaringan listrik di wilayah mereka. Hingga kini, kedua kebutuhan pokok tersebut belum terlayani dengan baik, bahkan ada rumah yang telah berdiri ratusan tahun namun belum pernah tersentuh aliran listrik maupun air bersih, Senin 10 Agustus 2026
Salah satu warga yang menempati bangunan rumah tua tersebut menyampaikan rasa kecewa sekaligus harapannya. Menurutnya, ketersediaan air bersih saat ini sangat memprihatinkan. Jaringan pipa yang telah dipasang ternyata tidak berfungsi optimal, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, hingga mencuci.
“Kami sangat membutuhkan aliran air bersih untuk kebutuhan dasar sehari-hari. Kami berharap pengelola maupun instansi terkait bisa segera memeriksa jaringan pipa yang ada agar air bisa mengalir normal kembali,” ungkap warga tersebut.
Selain masalah air bersih, persoalan kelistrikan juga menjadi keluhan utama. Rumah tua yang ia tempati sudah berdiri ratusan tahun lamanya, namun hingga kini belum pernah sekalipun dialiri arus listrik dari PLN. Padahal beberapa bulan lalu, pihak Kejorongan sempat menghubungi melalui pesan WhatsApp dan menyampaikan rencana pemasangan meteran serta instalasi listrik di wilayahnya.
“Saya sendiri tidak pernah meminta pemasangan tersebut, namun ketika ditawarkan pihak jorong tentu kami menyambutnya dengan baik. Sayangnya hingga saat ini, janji itu belum terealisasi,” tambahnya.
Mengetahui hak dan kewajiban pengelolaan fasilitas tersebut, warga juga memahami alur penanganannya. Untuk penyediaan air bersih melalui program Pamsimas, perbaikan menjadi tanggung jawab pengurus lokal terlebih dahulu, dan dapat dikoordinasikan ke Pemerintah Nagari serta Dinas terkait jika membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara untuk jaringan air ledeng milik PDAM, perbaikan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak manajemen operasional.
Saat berupaya menanyakan kejelasan perkembangan rencana tersebut kepada Kepala Jorong Kemajuan, Imra, warga justru menemui kesulitan. Dikatakan bahwa pejabat tersebut sedang berolahraga saat pertama kali didatangi, dan ketika kembali berkunjung di hari lain, tetangga menyampaikan beliau sedang pergi memancing.
Meski begitu, warga pendata keluhan tersebut menyatakan masih terus berupaya mengomunikasikan permasalahan ini ke pihak berwenang. “Saat ini kami sedang mengomunikasikannya dengan instansi terkait, termasuk PLN. Saya akan konfirmasi ke dinas berwenang, agar proses survei dan realisasi bantuan ini bisa segera berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.
Sebagai penutup, warga menyampaikan pesan khusus kepada pihak terkait:
“Kepada pihak PDAM yang kami hormati, air bersih adalah sumber kehidupan dan kebutuhan utama. Mohon bantuannya agar distribusi air di wilayah kami dapat segera mengalir normal kembali demi kelancaran aktivitas sehari-hari warga. Kepada petugas PLN yang berdedikasi, aliran listrik sangat krusial bagi produktivitas dan keamanan lingkungan kami. Besar harapan kami agar pasokan listrik dapat segera terealisasi dengan baik.”
(Elwa KSSA)



0 Komentar