BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PORTAL BERITA MEDIAONLINE CYBER ONE

Warga Terdampak Longsor di Pasangging Nagari Talu dan Batang Tinggam Nagari Sinuruik Masih Menanti Huntara

 


Pasbar, CyberOne | Memasuki Minggu Ke - 3 di bulan Desember 2025 puluhan warga yang menjadi korban bencana tanah longsor di kawasan Pasangging Nagari Talu dan Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kabupaten Pasaman Barat, dilaporkan masih belum mendapatkan kepastian terkait pembangunan Hunian Sementara (Huntara).


​Hingga saat ini, sebagian besar warga yang rumahnya tertimbun material tanah terpaksa masih bertahan di tempat pengungsian atau menumpang di rumah kerabat dengan kondisi yang memprihatinkan.


​Kondisi di Lapangan

​Berdasarkan pantauan di lokasi, sisa-sisa material longsor masih terlihat di beberapa titik pemukiman.


Warga mengeluhkan lambatnya respon Pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal secara total.


​"Kami sudah tidak punya rumah lagi, semua tertimbun. Sampai sekarang kami hanya bisa menunggu janji pemerintah soal hunian sementara, tapi belum ada tanda-tanda pembangunan," ujar salah seorang warga korban.


​ketersediaan akses air bersih dan toilet yang masih minim.


​Kejadian ini juga berakibat Banyak warga kehilangan mata pencaharian karena lahan pertanian mereka juga ikut tertimbun.


Harapan kepada Pemerintah Daerah

​Warga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui dinas terkait untuk segera merealisasikan pembangunan huntara sebelum memasuki musim penghujan berikutnya yang dikhawatirkan akan memperparah kondisi psikis dan fisik para korban.


​Hingga berita ini diturunkan, pihak BPBD maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman  belum memberikan pernyataan resmi terkait kendala teknis atau jadwal pasti dimulainya pembangunan huntara bagi warga Pasangging Talu dan Batang Tinggam

yang Saai ini masih kehilangan rumah.


(Elwa KSSA)

Posting Komentar

0 Komentar